Gambar rangkaian power supply trafo CT | Gambar rangkaian power supply dua polaritas
Sebenarnya
pada awal saya belajar mengenai rangkaian elektronika saya pernah
merasa bingung dengan adanya beberapa rangkaian yang membutuhkan supply
dengan polaritas negatif. Seperti kebanyakan pada rangkaian op-amp yang
membutuhkan catu daya positif dan negatif. Saya pernah kepikiran
bahwa pada catu daya negatiif memiliki arah arus yang berasal dari
terminal negatif menuju terminal positif catu daya. Padahal sebenarnya
tidak ada yang harus dibingungkan dengan kondisi tersebut, polaritas
negatif yang dimaksud dari rangkaian catu daya adalah pengkoneksian yang
terbalik dari catu daya postif.
Cobalah
anda melakukan pengukuran pada suatu rangkaian power supply dengan
menggunakan multimeter. Bila anda menghubungkan antara terminal positif
power supply dengan positif multimter maka nilai tegangan yang anda
dapatkan adalah tegangan yang positif. Tetapi bila anda membalikkan
pengukuran dengan menukar posisi positif multimeter terhubung dengan
negatif power supply dan negatif multimeter terhubung dengan positif
power supply maka nilai yang anda dapatkan adalah nilai catu negatif.
Hal itu ditunjukkan oleh arah jarum multimter yang mengarah ke kiri atau
terbalik. Lebih jelas lagi bila anda menggunakan multimeter digital,
nilai yang ditampilkan pada multimeter akan bernilai negatif.
Pada rangkaian power supply diatas menggunakan trafo yang memiliki terminal center tap atau CT.
Sebenarnya yang dimaksud dengan center tap adalah titik tengah dari
lilitan transformator. Jadi jika anda tidak memiliki trafo ct anda bisa
juga menggunakan trafo biasa sebagai pengganti. Seperti contoh anda
membutuhkan supply catu +6 volt dan -6 volt, maka anda bisa menggunakan
terminal 6v dan 12v pada trafo biasa. Artinya anda menggunakan terminal
6v sebagai terminal tengah atau center tap atau ground, terminal 12v
sebagai +6 volt dan terminal 0v sebagai -6 volt. Dari penjelasan di atas
bisa disimpulkan bahwa jika dilakukan pengukuran pada kedua terminal +6
volt dan -6 volt maka tegangan yang diperoleh adalah 12 volt. Jadi pada
dasarnya trafo CT sebenarnya sama dengan trafo biasa.
Artikel Terkait :
Prinsip Kerja Rangkaian Elektronika
- Rangkaian Timer Sederhana
- Skema Rangkaian Lampu Emergency
- Skema Rangkaian Pengusir Tikus
- Skema Rangkaian Sirine Polisi
- Skema Rangkaian Pemancar Radio FM
- Skema Rangkaian Inverter
- Skema Rangkaian Sensor Gerak Infra Merah
- Frekuensi Suara Yang Bisa Didengar Binatang
- Rangkaian Driver Speaker
- Skema Rangkaian Power Amplifer 100 Watt
No comments:
Post a Comment